Sabtu, 18 Mei 2013

farewell Beckham

Tak terasa sejak 1998 mengenal sosok pemain sepak bola 'David Robert Joseph Beckham' di Piala Dunia Perancis 1998 sekaligus di jadikan idola dalam bermain sepak bola, dan sampai pada akhirnya 16-05-2013 menyatakan pensiun dari pesepak bola proffesional setelah karier sepak bolanya di PSG. waktu semacam cepat sekali berlalu.
Perpisahan Emosional Beckham Bersama PSG
Perpisahan emosional mengiringi laga terakhir David Beckham bersama Paris Saint-Germain saat bermain kontra Brest pada Sabtu (18/5). Beckham menjadi inspirator terciptanya gol Blaise Matuidi sebelum dirinya ditarik keluar di babak kedua. Standing Ovation dan pelukan dari rekan-rekan satu timnya di Parc des Princes mengiringi langkah pesepakbola Inggris.



Beckham bahkan sempat menitikkan air mata saat meninggalkan lapangan sebelum dirinya menerima medali Ligue 1. Ia mengaku nyaris tak bisa membayangkan tempat yang lebih sempurna dari ibukota Perancis untuk mengakhiri karir sepakbolanya.



“Sangat spesial untuk mengakhiri karir saya di sini. Paris adalah tempat yang paling indah di dunia. Saya sedih harus pergi,” ucap pemain 38 tahun seperti dikutip Goal.com. “Saya merasa mendapatkan banyak kepuasan dan emosi. Malam ini adalah akhir dari karir saya, pasti. Saya juga sudah menghabiskan waktu saya bermain di beberapa klub, baik itu Manchester United, Real Madrid, dan LA Galaxy.”

“Sekarang, kita akan lihat apa yang terjadi. Setelah 22 tahun karirku, saya akan mengambil beberapa bulan untuk bersantai dengan keluarga saya. Saya katakan bahwa, dengan satu atau lain cara, saya akan tinggal di Paris. Di sini spesial bagi saya dan saya ingin terus menjadi bagian dari PSG, dengan satu atau lain cara.”

Rekan setim Beckham, Mamadou Sakho, mengungkapkan pengalamannya bermain bersama mantan bintang Manchester United dan Real Madrid sebagai pengalaman yang indah dan menyatakan kekagumannya dengan cara Beckham bersosialisasi dengan orang-orang disekelilingnya.

“Saya beruntung bisa bersamanya di sini, di ibukota,” ungkap Sakho. “Apakah ada sesuatu yang lebih indah?”

“Itu perpisahan yang sangat emosional, terutama mengingat karirnya. Dia membawa kami ke kehidupannya, dengan segala kesederhanaan baik di dalam dan di luar lapangan.”

“Sebuah pengalaman unik, mislanya, kami mengadakan barbeque di rumah Sylvain Armandi, ia diundang, dan ia datang untuk makan sosis bersama kami di kebun Sylvain.” ( @my_supersoccer - via )

Saat pertama kali melihat Beckham Berkostum jersey Timnas England di Piala Dunia Perancis 1998 saya pribadi sudah mengagumi gaya perminan sang idola, terutama gaya tendangan Bebas nya 'Bend It Like Beckham"

Darisitulah setiap kali bermain Sepak Bola saya pribadi selalu mengikuti gaya bermainnya "Bend it Like Beckham" :D


Terimakasih atas dedikasi yang diberikan selama berkarier di dunia Sepak Bola "Bend It Like Beckham"


Sepatu Adidas Predator terakhir yang di kenakan tentunya yang sudah di Design khusus dan terspecial bagi sang eksekutor Bola-bola mati di Lapangan teruntuk sang Idola David Beckham untuk bermain di akhir Sepak Bolanya sebelum gantung sepatu.

Terimakasih atas dedikasi yang diberikan selama berkarier di dunia Sepak Bola "Bend It Like Beckham"